Nagan Raya//Mitrmabesnews.com
Anggota DPRK Nagan Raya dari Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA), Teuku Cut Man, menyerukan agar PLN dan seluruh perusahaan besar yang beroperasi di Aceh segera menyalurkan bantuan berupa mesin generator (genset) untuk masjid, meunasah, dan fasilitas umum di seluruh daerah terdampak banjir.
Menurutnya, ketersediaan listrik darurat sangat penting untuk mendukung kebutuhan air bersih dan aktivitas ibadah masyarakat yang kini terhenti akibat padamnya jaringan listrik.minggu 30/11/2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Situasi darurat ini harus disikapi cepat. Banyak masjid dan fasilitas umum tidak bisa berfungsi karena tidak ada pasokan listrik. Sumber air bersih pun terganggu, padahal ini menyangkut kebutuhan dasar dan ibadah warga,” ujar Cut Man.
Politisi muda PNA itu menegaskan, perusahaan-perusahaan besar di Aceh, terutama yang memiliki dana tanggung jawab sosial (CSR), wajib mengambil bagian dalam misi kemanusiaan ini. Ia meminta agar penyaluran genset segera dilakukan dengan koordinasi bersama Pemerintah Aceh dan instansi teknis terkait. “Dana CSR bisa digunakan untuk pengadaan genset darurat. Segera minta persetujuan gubernur agar distribusinya dipercepat. Ini kebutuhan mendesak,” tegasnya.
Cut Man juga memberi solusi tegas: bila ada perusahaan yang tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi darurat rakyat Aceh, pemerintah harus memberikan peringatan keras. “Ini bukan sekadar soal bantuan, tetapi tanggung jawab moral. Bila perusahaan tidak mau membantu saat rakyat kesulitan, perlu ada evaluasi dan tindakan tegas,” ujarnya. Ia berharap langkah cepat ini dapat menjadi bagian nyata solidaritas dunia usaha dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh.
Jurnalis: Juanda






