Rumah Tangga Cekcok Tersulut Emosi Menganiaya Bayi Hingga Meninggal Dunia

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejang Lebong ( Bengkulu ) Polres Rejang Lebong Ungkap Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) LP/B/207/Xl/2025 Kejadian Didusun Talang Sawah Desa Sinar Gunung Kec. Sindang Dataran Kab Rejang Lebong Jumat lalu 07 November 2025 ,Pagi Jum’at ( 14/11/ 2025 ).

Kapolres Rejang Lebong melalui Kabag Ops, AKP George, menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan ayah kandung bayi tersebut, berinisial RM (41), sebagai tersangka. RM yang sehari-hari bekerja sebagai petani ditangkap polisi pada 11 November 2025.

Dalam kasus ini Korban Pertama adalah istri tersangka, MU (33), seorang ibu rumah tangga. Sementara korban kedua adalah bayi berinisial H, berusia empat bulan yang merupakan anak kandung tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AKP George, kasus berawal dari pertengkaran antara RM dan istrinya. Saat itu, MU meletakkan bayinya di kamar pondok dan berniat pulang ke Curup untuk menemui orang tuanya. Tindakan istrinya tersebut memicu emosi tersangka hingga ia memukul MU sebanyak dua kali.

Pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, bayi H menangis terus-menerus. Tangisan itu membuat RM kembali tersulut emosi dan melakukan kekerasan fisik terhadap bayinya sendiri. Akibatnya, bayi mengalami demam tinggi. Kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya pada Senin, 10 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:  Polsek Penukal Abab Intensifkan Patroli, Cegah Balap Liar Dan Tawuran Selama Ramadan

Pelaku awalnya mengaku hanya meremas tangan dan mencubit perut anaknya. Namun hasil visum menunjukkan fakta yang lebih buruk. Polisi menemukan sejumlah luka serius pada tubuh bayi, antara lain patah tulang pada lengan kanan, lebam pada bagian perut, serta luka pada pipi kanan dan di atas alis kiri.

“Luka-luka ini tidak sesuai dengan pengakuan awal Pelaku dan menunjukkan adanya kekerasan yang cukup keras,” ungkap AKP George.

Dalam pemeriksaan, RM mengaku melakukan kekerasan karena kesal dan merasa terganggu oleh tangisan anaknya, sementara istrinya telah meninggalkannya. “Tersangka mengaku pikirannya saat itu kalut dan tidak mampu mengendalikan emosi,” tambah AKP George.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara ( M )

Berita Terkait

Menjelang Akhir Masa Jabatan, IPTU Joharmen Antar Polsek Sanga Desa Raih Juara 1 Harkamtibmas
M.Febriansyah Juaini S.Pdi Guru Sekolah SMA 16 Palembang Berhasil Meraih Juara 1 Nasional Lomba cipta lagu Pendidikan Agama Islam Yang Digelar Kementerian Agama RI
Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel
Oknum Kepala Desa Diduga Palsukan Tanda Tangan BPD, Masyarakat Meminta Aparat Penegak Hukum Bertindak
Kepsek Sma,N 16 palembang Ibu Hj Nurnisya Putri, Kembali Torehkan Prestasi Tingkat Nasional
LSM Trinusa Gelar Aksi di Depan Kantor Perkim Muba dan Laporkan Dugaan Penyimpangan ke Inspektorat
Warga keluhkan lambannya minyak goreng bansos datang,Lurah bingung?
Gudang BBM Ilegal Diduga Milik Herman Pelani Bebas Beroperasi di Permata Baru ogan Ilir Aph Tutup Mata
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:58

Indonesia Darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), SPBU 14 214 223 Sumut

Rabu, 10 Desember 2025 - 02:01

SD Negeri Ujong Patihah : Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Banjir Nagan Raya

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:14

Masyarakat Desa Pulo Ie Beri Bantuan Kepada Warga Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh

Senin, 8 Desember 2025 - 13:48

Oki yanti Nasution SH: Pinta Poldasu Segera Tangkap DPO Husen. (45), Warga Tanjung Morawa, Deli-Serdang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:50

Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:39

Pemerintah Gampong Pulo Ie Beserta Masyarakat Menggalang Dana untuk Korban Bencana Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 03:09

Muspika Kuala, SWI, dan Forum Pelajar Gromate Space Salurkan Bantuan ke Beutong dan Darul Makmur, Nagan Raya

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:52

Haji Affan Alfian Bintang, SE: Sosok Dermawan yang Tak Pernah Luntur, Ratusan Doa Mengalir dari Anak Yatim dan Jompo

Berita Terbaru