Cirebon, Mitramabesnews.com – Nia Tantri Ferdiantini (27), warga Dusun 2 RT 002/RW 004 Desa Karang Tengah, Kecamatan Karang Sembung, Kabupaten Cirebon, tengah berjuang melawan kanker payudara ganas sejak Desember 2023. Kondisinya yang semakin memburuk membuat Nia dan keluarganya sangat membutuhkan perhatian dari pihak pemerintah, instansi terkait, serta para donatur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada 12 Desember 2023, Nia menjalani operasi pertama di RS Permata, Cirebon. Sejak saat itu, ia harus menjalani perawatan rutin dan sudah menjalani kemoterapi sebanyak tiga kali. Kemoterapi keempat dijadwalkan pada Kamis, 21 November 2024. Namun, kondisi kanker yang masih basah mengharuskan Nia menunggu sebelum operasi kedua dapat dilakukan.
Selain kanker payudara, Nia juga didiagnosis menderita komplikasi penyakit lain, yaitu gangguan lambung, paru-paru basah, dan jantung. Kondisi kanker yang telah menjalar ke punggung bahkan mengkhawatirkan dokter karena kemungkinan menyebar ke tulang ekor.
Situasi Ekonomi dan Keluarga yang Memprihatinkan
Nia adalah seorang janda sejak ditinggalkan suami pada 2022. Ia memiliki dua anak yang masih kecil, Al Gibran Putra Pratama (6 tahun) dan Alkhanif Sahdan Nugraha (2 tahun). Karena sakit, Nia tidak mampu bekerja dan kehilangan penghasilan selama dua tahun terakhir.
Seluruh kebutuhan hidup Nia dan anak-anaknya ditanggung oleh ibunya, Uun Unarsih (54), yang juga seorang janda. Sebagai mantan asisten rumah tangga, Uun kini hanya bisa merawat Nia dan dua cucunya tanpa penghasilan tetap.
“Kami benar-benar sangat membutuhkan bantuan. Kondisi seperti ini sudah berjalan lama, tapi belum ada perhatian dari pihak manapun,” ungkap Uun. Kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka hanya bisa berharap kepada kebaikan hati para dermawan dan bantuan dari pemerintah.
Minimnya Perhatian Pihak Desa
Hingga saat ini, belum ada bantuan nyata dari pemerintah desa setempat. Awak media dari Mitramabesnews.com yang mendatangi kediaman Nia untuk mendokumentasikan situasi ini mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Kuwu dan perangkat desa Karang Tengah tidak mendapat respons meski pesan dan panggilan sudah dikirimkan.
Situasi ini menjadi sorotan yang memprihatinkan. “Seharusnya ada kepedulian dari pihak desa untuk membantu warganya yang sedang dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar salah satu jurnalis di lapangan.
Ajakan untuk Berdonasi
Melalui pemberitaan ini, Nia dan keluarganya berharap dapat mengetuk hati para donatur serta dinas terkait untuk memberikan perhatian dan bantuan. Bagi yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
Ibu Uun Unarsih
Nomor HP: 0831 4022 2320
Aplikasi Dana: 0831 4022 2320
Semoga dengan adanya perhatian lebih dari masyarakat, instansi pemerintah, dan para dermawan, Nia Tantri Ferdiantini dapat melanjutkan pengobatan dan kembali sehat demi kedua anaknya.
Wahid s