Dugaan Sindikat Mafia Tanah Di Lahan Sengketa Bapak Mulyadi Di Desa Dusun Baru Kabupaten Musi Rawas

- Penulis

Senin, 4 Maret 2024 - 14:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Rawas – Lahan seluas 28 Hektar yang terletak di Desa Dusun Baru kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas telah digarap habis oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dengan Dandim 0406 Lubuk Linggau atas intruksi pemerintah pusat. Dimana lahan tersebut akan direalisasikan program ketahanan pangan nasional yang akan membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan pangan. Akan tetapi, Lahan tersebut dalam keadaan sengketa antara Bapak Mulayadi selaku pemilik tanah yang sah dengan Keluarganya.

Saat awak media mewawancarai Bapak Mulyadi selaku pemilih lahan yang sah dan langsung terjun ke lokasi lahan pada hari Jum’at (01/02/2024) mengatakan ” Lahan ini merupakan hak waris yang diberikan kepada saya atas nama Mulyadi selaku penerima hibah dan pemilik sertifikat lahan tersebut. Saya sangat kecewa atas keluarga saya yang telah menjual lahan ini, tanpa sepengetahuan serta izin saya. Selain itu, yang lebih parah nya lagi adalah oknum kepala desa Dusun Baru yang bisa mengeluarkan SPH serta surat jual beli tanpa diketahui oleh ahli waris atau pemilik yang sah secara hukum ”

Baca Juga:  MUSYAWARAH MUFAKAT PROGIB 8 DPC DI KABUPATEN PEKALONGAN EMBAN AMA

Disamping itu, awak media juga mengkonfirmasi Bapak Zaipul Basri selaku kepala desa dusun baru atas keberanian nya mengeluarkan SPH tanpa izin dari pemilik lahan yang sah dan berani memberikan tanda tangan jual beli lahan tersebut. Kepala desa dusun baru tidak berkomentar apapun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Mulyadi bersama team nya, akan menyiapkan lawyer untuk menempuh jalur hukum. Akibat dari ulah tersebut, Bapak Mulyadi mengalami kerugian yang luar biasa baik dari tanam tumbuh yang produktif maupun lahan yang diperjual belikan tanpa sepengetahuan nya.

Berdasarkan KEPPRES No. 37 Tahun 2009 yang dijelaskan oleh Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk berantas mafia tanah dan janji serta komitment Bapak Agus Harimurti Yudhoyono yang baru menjabat Menteri ATR/BPN dalam berantas mafia tanah merupakan program utama dalam membela rakyat.

Berita Terkait

Indonesia Darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), SPBU 14 214 223 Sumut
Wartawan Dianiaya di Pagar Alam, Syahbudin Padang Desak Polisi Bertindak Cepat
SD Negeri Ujong Patihah : Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Banjir Nagan Raya
Masyarakat Desa Pulo Ie Beri Bantuan Kepada Warga Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh
Oki yanti Nasution SH: Pinta Poldasu Segera Tangkap DPO Husen. (45), Warga Tanjung Morawa, Deli-Serdang
Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel
Pemerintah Gampong Pulo Ie Beserta Masyarakat Menggalang Dana untuk Korban Bencana Banjir
Muspika Kuala, SWI, dan Forum Pelajar Gromate Space Salurkan Bantuan ke Beutong dan Darul Makmur, Nagan Raya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:58

Indonesia Darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), SPBU 14 214 223 Sumut

Rabu, 10 Desember 2025 - 02:01

SD Negeri Ujong Patihah : Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Banjir Nagan Raya

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:14

Masyarakat Desa Pulo Ie Beri Bantuan Kepada Warga Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh

Senin, 8 Desember 2025 - 13:48

Oki yanti Nasution SH: Pinta Poldasu Segera Tangkap DPO Husen. (45), Warga Tanjung Morawa, Deli-Serdang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:50

Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:39

Pemerintah Gampong Pulo Ie Beserta Masyarakat Menggalang Dana untuk Korban Bencana Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 03:09

Muspika Kuala, SWI, dan Forum Pelajar Gromate Space Salurkan Bantuan ke Beutong dan Darul Makmur, Nagan Raya

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:52

Haji Affan Alfian Bintang, SE: Sosok Dermawan yang Tak Pernah Luntur, Ratusan Doa Mengalir dari Anak Yatim dan Jompo

Berita Terbaru