Di Sebabkan Oven Padi Terjadinya Kebakaran Di Kandanghaur, Bukan Di Sebabkan Oleh Gas Elpiji Pertamina

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 09:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu | Mitramabesnews.com – Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, melalui Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, memberikan klarifikasi kejadian kebakaran yang viral terkait gas elpiji di wilayah Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Setelah melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian, ternyata kebakaran terjadi pada tempat penggilingan padi atau oven padi, bukan akibat gas elpiji Pertamina seperti yang sempat viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan AKP Surahmat, kebakaran diduga terjadi saat proses pengisian bahan bakar minyak pada oven padi, yang kemungkinan menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran.

“Kembali kami tegaskan, ini bukan kebakaran akibat Gas Elpiji Pertamina, melainkan dari ovenan padi yang ada di gudang ini,” jelas Kapolsek Kandanghaur AKP Surahmat, Kamis (25/4/2024).

Diketahui bahwa kebakaran berhasil dipadamkan hingga pukul 10.00 WIB dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  PALI -Polsek Tanah Abang Kembali Menunjukkan Kepeduliannya Terhadap Masyarakat

Lanjut disampaikan Kapolsek bahwa kejadian ini berlokasi di blok III Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Kejadian diketahui pada pukul 08.30 WIB, di mana pekerja, Rakiman (64) menyalakan kipas/blower selama 4 jam sejak pukul 04.00 WIB.

Kemudian, pukul 08.00 WIB, Rakiman akan menyalakan mesin openan menggunakan jerami dan membuka selang solar.

Namun, ketika menyalakan stop kontak kipas/blower pada stop kontak yang berbeda, terjadi percikan api yang mengakibatkan terbakarnya ruangan mesin, Jelasnya.

Atas kejadian ini Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi, agar tidak terjadi penyebaran informasi yang tidak benar.

“Klarifikasi ini penting untuk menghindari penyebaran informasi yang salah atau salah paham terkait suatu kejadian,” ungkap AKP Surahmat.
( waris)

Berita Terkait

Polda Sumsel : Patroli Skala Besar Bentuk Komitmen Beri Rasa Aman Ke Warga
Polres Pekalongan Gelar Patroli Skala Besar, Amankan 65 Remaja Terpengaruh Ajakan Aksi di Medsos
Kapolres Nagan Raya dan Akademisi STIAPEN Sepakat Jaga Kondusifitas Daerah Sambil Ngopi Bareng 
Polsek Betung Melaksanakan kegiatan Program P2B Mendukung Program Presiden RI Swasembada Pangan Nasional
Kapolres Banyuasin Bersama personil polres Banyuasin Melaksanakan Solat Ghaib Dan Yasinan Mendoakan Almarhum Affan
Polres Pekalongan dan Pengemudi Ojol Salat Ghaib.
Safari Subuh Polda Sumsel Di Masjid Al-Ikhlas Palembang, Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat
Polsek Indralaya Tanam Jagung Program Ketahanan Pangan Di Desa Mandi Angin
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:00

Polda Sumsel : Patroli Skala Besar Bentuk Komitmen Beri Rasa Aman Ke Warga

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:59

Polres Pekalongan Gelar Patroli Skala Besar, Amankan 65 Remaja Terpengaruh Ajakan Aksi di Medsos

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:42

Kapolda Aceh Himbau, Masyarakat Ciptakan Rasa Aman serta Tidak Mudah Terprovokasi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:29

Nikmati Agrowisata Taman Anggur, Pertama di Kota Curup Rejang Lebong Dengan Keseruan Petik Anggur Sendiri 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:08

Kapolres Nagan Raya dan Akademisi STIAPEN Sepakat Jaga Kondusifitas Daerah Sambil Ngopi Bareng 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:43

Kapolres Banyuasin Bersama personil polres Banyuasin Melaksanakan Solat Ghaib Dan Yasinan Mendoakan Almarhum Affan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:16

Polres Pekalongan dan Pengemudi Ojol Salat Ghaib.

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:05

Terpilih Secara Musyawarah,dr. Afzalul Zikri Menahkodai IDI Nagan Raya Periode 2025–2028

Berita Terbaru