ALAMP AKSI Aceh Desak Kapolda Aceh Usut Dugaan Penyimpangan Dana Umat di Baitul Mal Aceh Singkil

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 05:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh//Mitramabesnews.com

Aktivis Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPW ALAMP AKSI) Provinsi Aceh mendesak Kapolda Aceh untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan dana umat di Baitul Mal Aceh Singkil. Desakan tersebut disampaikan aktivis ALAMP AKSI, Mahmud padang, setelah pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta anggaran kegiatan Syariat Islam di lembaga tersebut.

Menurut Mahmud, temuan awal menunjukkan adanya indikasi kuat praktik yang tidak transparan dan berpotensi melanggar hukum dalam tata kelola keuangan lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa dana umat adalah amanah publik yang tidak boleh dikelola secara serampangan. “Kami meminta aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Aceh, untuk tidak tinggal diam. Dugaan penyimpangan ini harus diselidiki secara terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana umat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis, 13 November 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar desakan ini mengacu pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Khusus Nomor 043/ITKAB.A.SKI/LHP-KHUSUS/2017, tertanggal 17 Juli 2017, yang dikeluarkan Inspektorat Aceh Singkil. Laporan tersebut mengungkap sederet penyimpangan yang dinilai serius dalam tata kelola keuangan di Sekretariat Baitul Mal Aceh Singkil. Salah satu poin yang paling menonjol adalah hilangnya dokumen pertanggungjawaban (SPJ) atas dana senilai Rp2.868.455.000, yang merupakan bagian dari realisasi kegiatan hingga Juni 2017. Dana tersebut termasuk dalam anggaran sosialisasi Syariat Islam tahun 2017 dengan total mencapai lebih dari Rp7,135 miliar.

Musda menilai angka tersebut terlalu besar untuk diabaikan. Jika benar dana miliaran rupiah belum dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi, maka harus ada langkah hukum yang jelas untuk menindaklanjuti temuan itu. Ia menyebut, kasus ini menjadi ujian moral bagi kepemimpinan baru Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, yang dilantik pada 5 Agustus 2025 lalu. Sosok putra Pidie itu dikenal memiliki reputasi kuat dalam pemberantasan narkoba saat menjabat Kepala BNNP Aceh, dan kini diharapkan membawa semangat yang sama dalam menegakkan hukum atas dugaan penyimpangan dana umat.

Baca Juga:  Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina. Bagikan Takjil Kepada Majelis Ta'lim dan DKM Desa Sanca - Gantar

“Rakyat Aceh Singkil sudah lama menunggu kepastian hukum. Banyak kasus korupsi di daerah ini yang berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan. Kami berharap kepemimpinan baru Kapolda Aceh menjadi momentum kebangkitan penegakan hukum yang berkeadilan,” lanjut Mahmud.

Ia menambahkan, lemahnya sistem pengawasan internal dan administrasi pertanggungjawaban di Baitul Mal Aceh Singkil membuka peluang terjadinya penyimpangan. Padahal, secara regulatif, pengelolaan dana Baitul Mal telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal serta Peraturan Gubernur Aceh Nomor 27 Tahun 2020, yang secara tegas menekankan pentingnya transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

“Jika prinsip transparansi dan akuntabilitas diabaikan, maka lembaga ini akan kehilangan legitimasi moral di mata umat. Ini bukan sekadar soal administrasi, tetapi soal amanah publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keagamaan,” tegasnya.

ALAMP AKSI menyatakan siap mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka berkomitmen untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan keuangan guna memastikan proses hukum berjalan terbuka dan objektif. Selain itu, mereka juga menyerukan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil segera membuka data publik mengenai hasil audit dan tindak lanjut atas temuan Inspektorat 2017 tersebut.

“Baitul Mal adalah simbol keadilan dan integritas sosial dalam Islam. Bila lembaga ini dicemari oleh praktik penyimpangan, maka kepercayaan masyarakat akan runtuh. Karena itu, kami mendesak Kapolda Aceh untuk segera membentuk tim khusus mengusut kasus ini secara profesional dan transparan,” tutup Mahmud padang.

Berita Terkait

Indonesia Darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), SPBU 14 214 223 Sumut
Wartawan Dianiaya di Pagar Alam, Syahbudin Padang Desak Polisi Bertindak Cepat
SD Negeri Ujong Patihah : Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Banjir Nagan Raya
Masyarakat Desa Pulo Ie Beri Bantuan Kepada Warga Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh
Oki yanti Nasution SH: Pinta Poldasu Segera Tangkap DPO Husen. (45), Warga Tanjung Morawa, Deli-Serdang
Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel
Pemerintah Gampong Pulo Ie Beserta Masyarakat Menggalang Dana untuk Korban Bencana Banjir
Muspika Kuala, SWI, dan Forum Pelajar Gromate Space Salurkan Bantuan ke Beutong dan Darul Makmur, Nagan Raya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:58

Indonesia Darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), SPBU 14 214 223 Sumut

Rabu, 10 Desember 2025 - 02:01

SD Negeri Ujong Patihah : Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Banjir Nagan Raya

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:14

Masyarakat Desa Pulo Ie Beri Bantuan Kepada Warga Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh

Senin, 8 Desember 2025 - 13:48

Oki yanti Nasution SH: Pinta Poldasu Segera Tangkap DPO Husen. (45), Warga Tanjung Morawa, Deli-Serdang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:50

Dugaan Markup Alkes RSUD Pagaralam Ormas Progan ( Pro Gerakan Nasional) Laporkan Ke Kejati Sumsel

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:39

Pemerintah Gampong Pulo Ie Beserta Masyarakat Menggalang Dana untuk Korban Bencana Banjir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 03:09

Muspika Kuala, SWI, dan Forum Pelajar Gromate Space Salurkan Bantuan ke Beutong dan Darul Makmur, Nagan Raya

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:52

Haji Affan Alfian Bintang, SE: Sosok Dermawan yang Tak Pernah Luntur, Ratusan Doa Mengalir dari Anak Yatim dan Jompo

Berita Terbaru